Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Puisi 13 September 2018   07:32 WIB
Mata yang Kehilangan Air Mata

Matamu seperti bola lampu

yang menyinari mataku yang gelap

seperti malam tanpa cahaya

lalu aku memasuki masa depan

yang suram dan yang curam

 

ooo

 

Orang-orang di masa depan

Terbang dan hilang seperti hantu

Orang-orang hidup dilangit, 

melupakan penderitaan di bumi

Jari-jarinya adalah tongkat Harry Potter

bumi menyempit, lalu hilang

 

ooo

 

Kita hidup di bumi yang kian menyempit

matamu adalah bola lampu 

yang sebentar lagi akan padam!!!

Selamanya.

 

ooo

 

Bagi pengembara sepertiku

siang dan malam adalah rembulan

yang berupaya disudut kamar menyekap sepi

sekawanan anjing melolong keras di jalanan

aku menatap keluar jendela

seorang kakek tua sedang berbaring di trotoar jalan protokol

membiarkan tubuhnya dijilat angin malam yang dingin

perutnya kebanjiran lapar yang perih

sedangkan aku membiarkan tubuhku kemasukan angin kebencian

dari dunia yang dihuni manusia serba asing

 

ooo

 

lama sekali aku menatap bola mata kakek itu

lebih lama dan dalam, tapi

yang kutemukan sekelebat bayang-bayang

orang-orang saling menghabisi di mobile legend

atau dua orang remaja yang menyihir mataku

dengan syindrom cinta platonisnya

 

000

 

aku lari ke dalam rumah

kubuka lagi mata gadgetku

aku menemukan mata kakek

membentang di layar gadget seperti peta

yang saraf-sarafnya  mambentuk jaringan

mengubungkan aku kedunia luar

dunia yang serba asing

 

000

 

aku lari keluar rumah

menatap sekali lagi mata kakek itu

lebih lama, lebih dalam dan lebih intim

munghubungkan mata kekek dengan mata gedget

rasanya mata gadget seperti magnet 

daya serapnya telah mengeringkan airmataku

tetiba mata dan tubuhnya lenyap, hilang.

 

ooo

 

Namun bola mataku dan bola mata kekek itu

telah terkoneksi ke dalam jaringan-jaringan teknologis yang rumit

aku menatap mata itu seperti menatap layar gadget

dengan bahasa cinta yang artifisial

sederat kata-kata yang kehilangan makna

aku telah kehilangan hidup

bahkan untuk sebuah tragedi kemanusiaan

air mataku tak tumpah

mata yang kehilangan air mata

adalah mata yang kehilangan kemanusiaannya

 

Tebet, 13 Septembet  2018

 

Karya : Marka Kata #Indra Talip Moti