Yuk, Ketahui Cara Kerja Reksadana

Dhea Anggraini
Karya Dhea Anggraini Kategori Ekonomi
dipublikasikan 14 September 2018
Yuk, Ketahui Cara Kerja Reksadana

Untuk kita yang ingin memulai atau bahkan sudah memiliki reksadana, tentu perlu tahu bagaimana cara kerja reksadana tersebut. Reksadana merupakan suatu wadah yang menghimpun dana, dimana dana tersebut akan dikelola oleh Manager Investasi ke dalam portofolio efek yang bertujuan untuk menghasilkan suatu return tertentu. Adapun portofolio efek adalah kumpulan surat berharga, seperti saham, obligasi, deposito, dan lain-lain.

Dalam berinvestasi di reksadana kita sebagai investor akan terlihat lebih pasif dalam mengelola dana tersebut, tetapi kita perlu tahu bagaimana cara kerja reksadana tersebut, agar kita dapat memilih reksadana yang cocok untuk kita. Berikut ini gambaran singkat mengenai urutan cara kerja reksadana.

1. Manajer investasi menghimpun dana dari nasabah.
2. Total dana yang dihimpun akan diinvestasikan oleh Manager Investasi ke sejumlah instrumen investasi sesuai dengan kesepakatan dengan nasabah (bisa ke saham, obligasi, ataupun deposito).
3. Setiap harinya Manager Investasi akan melaporkan transaksi dan menyimpan seluruh asetnya di Bank Kustodian. Nah jadi jika kita menganggap bahwa dana kita disimpan pada Manager Investasi, itu adalah pemikiran yang salah.
4. Selanjutnya kita dapat menerima laporan investasi atas dana kita dari Bank Kustodian. Dalam laporan tersebut, yang perlu kita perhatian adalah jumlah Unit Penyertaan (UP) dan Nilai Aktiva Bersih (NAB) per Unit Penyertaannya.

Apa itu NAB? NAB adalah jumlah dana yang dikelola dalam suatu reksadana. Biasanya dalam laporan yang akan kita terima, Bank Kustodi akan menyampaikan NAB per UP, yang artinya seluruh nilai dana yang dikelola dibagi dengan seluruh unit penyertaan dalam reksa dana tersebut.

Jadi, untuk melihat dana milik kita, kita hanya perlu menghitung NAB per UP dikali dengan total unit penyertan milik kita. Nah, dengan begitu jika kita ingin melihat kinerja suatu reksadana, kita dapat melihat Nilai Aktiva Bersih (NAB) per Unit Pernyertaan (UP).

Untuk memulai investasi reksadana, PT. Indo Premier Investment Management telah memiliki reksadana sesuai dengan berbagai pilihan instrumen yang berbeda. Jika kita ingin mencoba reksadana saham, kita bisa mencoba reksadana Premier Makro Plus. Jika kita ingin mencoba reksa dana campuran, kita bisa mulai masuk ke reksadana Premier Campuran Fleksibel. dan jika  kita ingin reksadana yang aman-aman saja, kita bisa langsung masuk ke Reksa Dana Premier Pasar Uang II.

Khusus untuk Reksa Dana Premier Pasar Uang II kini makin mudah dinikmati setelah kehadiran aplikasi bernama IPOTPAY. Aplikasi tabungan online masa kini ini menawarkan imbal hasil hingga 10% per tahun.

Reksa Dana Premier Pasar Uang II merupakan reksadana pasar uang yang bertujuan untuk memperoleh tingkat pendapatan yang menarik dengan risiko minimal melalui pengelolaan portofolio yang terdiri dari instrumen pasar uang dan efek bersifat utang berjangka waktu tidak lebih dari 1 (satu) tahun dan/atau sisa jatuh temponya tidak lebih dari 1 (satu) tahun, untuk menjaga tingkat likuiditas yang tinggi.

  • view 142