Rinai Di Januari

Fe Firdaus
Karya Fe Firdaus Kategori Puisi
dipublikasikan 28 Januari 2016
Rinai Di Januari

Jarak semakin membuat cerita

Tiap tapak diisi dengan tawa kadang duka

Seperti bulan-bulan kemarin kita berbahagia, namun pada Januari berbeda, ada derai yang mulai bernada

Rinai turun tanpa suara

Seolah tidak ingin mengganggu puteri yang tengah terlelap, lengkap dengan pipi yang masih basah

Ia tengah merindu dalam sendu.

Rindu yang terlalu tajam untuk bisa diabaikan

Ia terlanjur merenggut waktu luang yang dengan tamak ia isi dengan kamu dan selalu kamu

Sekadar mengirim pesan pun saat sujud tertunaikan

Tidak kah kita menyederhanakan perkara rindu dan jarak ini?

keduanya seperti badai dan gempa yang datang bersamaan

Bisa kah kita selesaikan dengan perjumpaan? berapa lama (lagi)?

  • view 87