Terpaku

31
Karya 31  Kategori Renungan
dipublikasikan 04 April 2017
Terpaku

Pernahkah suatu waktu kita merasa terpaku, tidak bisa mengelak dan tak bisa bergerak, kita merasa dunia berhenti pada satu pusaran yang mengakibatkan kita stuck pada kondisi itu. Benarkah setiap kondisi itu menyedihkan? Menyulitkan? Iya..karena kita hanya melihat pada satu paku yang tertanam dan tak mampu melihat pada puluhan paku yang masih ada di kotaknya atau ribuan paku lainnya yang masih ada di toko bangunan dan juga kita tak mampu melihat luasnya dinding yang belum ada pakunya.

Ini sulit... Iya, ini sulit untuk mencabut paku dari dinding dan meskipun tercabut maka luka bekas paku itu takkan hilang. Luka dalam hati yang tak mungkin hilang karena sangat menyakitkan. Kalau begitu tak usah dicabut pakunya, biarkan saja, jadikan ia bermanfaat untuk diri kita, jadikan dia tempat menggantung hiasan dinding atau menggantung pajangan foto keluarga. Jadikan semua keterpakuan kita selama ini sebagai pelajaran yang berharga dan akan selalu pantas untuk di kenang sebagai masa sulit yang berhasil kita lalui..lalui bukan hilangkan. 

Dan tak perlu membenci apapun, tak perlu membenci paku yang tertancap secara salah atau membenci dinding yang membiarkan paku menempel tak semestinya atau membenci diri sendiri karena terlalu gegabah memaku pada waktu yang salah, tempat yang salah, paku yang salah, palu yang salah, atau rencana yang salah. Tak perlu membenci segalanya karena kebencian hanya menguras tenaga dan emosi diri sendiri.

Intinya diri kita terlalu berharga untuk diam pada satu kesalahan. Jika semua ini masih sulit maka menulislah berbagai kisah dan motivasi karena kita sedang berusaha mengangkat palu untuk kerja yang baru, paku yang baru, wilayah dinding yang baru meskipun hanya dalam tulisan.

 

 

*thumbnail dari google


  • Anis 
    Anis 
    5 bulan yang lalu.
    saya baru baca ulang: tak usah dicabut pakunya, biarkan ia bermanfaat untuk menggantung hiasan dinding

    KEREN.

    • Lihat 4 Respon

  • SAM FIRDAUS
    SAM FIRDAUS
    5 bulan yang lalu.
    saya terpalu.

    • Lihat 3 Respon

  • Anis 
    Anis 
    5 bulan yang lalu.
    ibu terpaku?
    saya terpukau

    • Lihat 9 Respon