Sahabat Itu...

31
Karya 31  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 03 Januari 2017
Sahabat Itu...

Sahabat itu takkan merasa senang melihat sahabatnya susah, takkan pula merasa sedih melihat sahabatnya sedang bahagia.

Mungkin kau benar sahabatku, karena ternyata aku rela mengalah untukmu. Aku tahu kebahagiaan yang sedang kau ukir sebaik mungkin, meskipun awalnya kehancuran membuatmu tersungkur, kau ingin buktikan pada dunia bahwa semua baik-baik saja.

Mungkin benar aku sahabatmu, karena meskipun kau tak mengakuinya lagi tapi kau sedang membalaskan dendammu padaku. Kau buktikan padaku, tanpaku semuanya akan lebih baik. Semua dendam itu menunjukkan kau masih ingat padaku.

Aku tahu hanya inilah langkah terbaik, dengan membenciku maka kau akan lebih baik.

Dengan menggenggam kuat luka ini, maka perihnya akan mengeringkan darah yang masih menetes.

Maaf...