Wajahmu

31
Karya 31  Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 06 November 2016
Wajahmu

Malam ini, Ibu menatap wajahmu, wajah yang terlelap nyenyak dalam tidurmu, begitu damai. Matamu setengah terbuka seolah mencoba mengintip dalam tidur, kata orang bila mata setengah terbuka ketika tidur menandakan anak yang bandel, sama seperti Ibumu ini, kata mereka Ibu pun selalu tidur dengan mata setengah terbuka, mungkin Ibu termasuk Ibu yang bandel…tapi Ibu tak percaya itu nak, dan tak apa kalau kau dikatakan bandel karena banyak contoh elektronik kualitas bandel menjadi incaran manusia. Dibalik kelopak matamu yang setengah terbuka itu, Ibu melihat bola mata yang mengarah pada Ibu, kau seperti mengintip Ibu, Ibu tersenyum padamu, Ibu berharap engkau melihat senyum Ibu dibawah alam sadarmu dan memimpikan kebahagiaan bersama Ibu.

Ada pertanyaan yang melintas di benak Ibu saat ini, apakah kelak kau akan mengantar Ibumu ini ke syurga bersamamu? Dibalik wajah damai tidurmu, Ibu berharap kelak kau akan menjadi orang yang baik, bila kau mendapat hidayahNya maka kau akan dengan sangat kuat harus menggenggam hidayah itu agar kau mampu mengajak Ibu ke syurga bersamamu. Tapi Ibu tak tahu apakah Ibu akan selalu bersamamu hingga kau dewasa, agar Ibu dapat selalu menegurmu ketika kau salah langkah, agar Ibu bisa selalu mengingatkanmu akan Tuhan yang tak pernah tidur. Mungkin Ibu takkan selalu bersamamu saat kau dewasa.

Menatap wajahmu yang damai dalam tidurmu, Ibu berharap agar kelak kau lebih bijaksana dari Ibumu ini, lebih berilmu dan beriman, lebih kuat menghadapi tantangan hidup yang semakin hari semakin berat. Ibu berharap setiap dosa yang pernah Ibu lakukan takkan pernah kau ulangi dan setiap amal baik yang Ibu lakukan agar selalu kau ulangi dengan lebih baik lagi.

Setiap kali menatap wajah damai dalam tidurmu, ibu selalu berdoa untukmu…

 

 

 

Thumbnail

  • view 135