Kamu Sering Nyasar? Kucing Punya Solusinya.

.
Karya Kategori Inspiratif
dipublikasikan 29 Agustus 2016
Kamu Sering Nyasar? Kucing Punya Solusinya.

Apakah kamu termasuk orang yang sering nyasar? *saya sih sering.

Mungkin kita bisa ambil sedikit pelajaran dari kehebatan kucing dalam menguasai jalanan, karena kucing biasanya tahu jalan pulang, walaupun sudah dibuang pemiliknya. Dengan jarak yang jauh ataupun dalam waktu yang cukup lama dari saat dia dibuang, kucing masih bisa pulang kembali.

Ada kisah nyata kucing yang mampu kembali dari kesesatan alias 'nemu jalan pulang' :

 

HOWWIE

Seekor kucing dari keluarga Hicks di Australia tahun 1978 *saya belum lahir, Anda?

Pada saat keluarga ini berlibur, Howwie ikut serta. Namun pada saat keluarga Hicks kembali, Howwie tertinggal. Hebatnya setelah 12 bulan, Howwie ternyata sudah ada di rumah keluarga Hicks itu. Perjalanan Howwie sampai kerumah ditaksir sejauh 1.609 km. Sumber

 

CIPUY

Seekor kucing gagah dan ganteng *menurut dirinya. 

Namun karena cipuy menyukai anak ayam untuk santapannya, maka akhirnya ia dibuang di pasar yang lumayan jauh dari rumahnya. Pada proses pembuangan ini, cipuy sudah dikarungin agar ia tak bisa kembali. Namun pada kennyataannya, sang kucingpun tetap kembali kerumah dalam waktu 2 hari. *kisah kucing saya sendiri.

Seperti kita ketahui bahwa hewan tidak menggunakan akalnya tapi insting, dan hewan biasanya mencari arah tujuannya dengan sistem navigasi yang dititik beratkan pada perasaan atau instingnya dan diperkuat dengan berbagai inderanya.

Kira-kira apa ya yang membuat kucing mampu pulang kembali:

 

A. Imajinasi

ini

Kucing mampu menggunakan pemetaan dengan imajinasinya dalam menemukan jalan pulang, terbukti dari beberapa kejadian dan juga contoh Howwie dan Cipuy.

 

B. Mencium Bau

ini

Selain imajinasinya, kucing memiliki indera penciuman yang sangat tajam. Dan biasanya kucing mampu mencium bau dari jarak yang cukup jauh.

 

C. Meninggalkan Jejak

Pernah lihat kucing jantan pipis di sudut-sudut ruangan? Itu salah satu cara kucing meninggalkan jejak atau menandakan itu adalah daerah kekuasaannya. selain itu dia juga suka mencakar-cakar tirai jendela atau yang lainnya, dulu saya pikir karena kucing ingin mengasah kukunya biar tajam, tapi ternyata hal itu juga untuk meninggalkan jejak.

 

D. Setia

ini

Siapa bilang hanya anjing yang menjadi hewan setia dan kucing tidak setia karena suka pergi walaupun kembali lagi ketika makan. Menurut saya sih, kucing juga setia karena walaupun pergi bahkan diusir dan dibuangpun kucing akan berupaya ribuan meter bahkan kilometer untuk menemukan jalan pulang. 

 

Dari tulisan diatas, kesimpulan apa yang bisa kita petik agar kita tidak mudah nyasar?

Berusahalah dengan sungguh-sungguh untuk mengingat jalan pulang dan setialah agar tidak mudah nyasar. *ehh

 

Sebagian dikutip dari sini


  • Eny Wulandari
    Eny Wulandari
    11 bulan yang lalu.
    Ini keren mbak tulisannya. Walau aku bukan pencinta kucing tapi asyik bacanya..

  • Muthmainnah Rati
    Muthmainnah Rati
    11 bulan yang lalu.
    Seperti kata seseorang, "Perjalanan terbaik adalah yang tahu jalan pulang"
    Kucing termasuk salah satu yang beruntung, selalu ada dalam perjalanan terbaik, meski 'perjalanan' kucing seringkali karena dipaksa pergi.

    • Lihat 7 Respon

  • Tiani 
    Tiani 
    11 bulan yang lalu.
    Saya suka nyasar, apa saya kurang setia ya?

    • Lihat 5 Respon

  • SAM FIRDAUS
    SAM FIRDAUS
    11 bulan yang lalu.
    kalo ngomongin kucing. Mimin suka Hello Kitty

    • Lihat 1 Respon

  • alf 
    alf 
    11 bulan yang lalu.
    waah.. bisa jadi solusi alternatif nih kalo GPS lagi mati