Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Lainnya 27 April 2016   15:07 WIB
DIAM

Adakalanya diam dalam ketenangan lebih baik, diam bukan terdiam karena diam dengan niat untuk diam dan dengan tekad untuk menata hati yang terserak. Ada emosi yang tak tenang yang bersemayam dalam hati setiap insan, tatkala riaknya tersentuh berisiknya angin diantara celotehan makhluk dunia yang begitu angkuh akan tatapan akalnya yang tak seberapa, emosi pun mulai bergulung-gulung siap menggulung para peselancar didepannya tanpa pandang bulu.

Namun emosi yang menggulung terkadang hanya akan menjadi permainan peselancar, hanya akan mengantarkan mereka kepada ketenaran, atau hanya untuk mengasah keahlian mereka dalam berselancar. Siapa yang hebat sekarang? Emosi yang menggulung atau permainan para peselancar? Begitu mudahnya lautan emosi menjadi permainan mereka.

Diam dalam ketenangan lebih baik, diam bukan terdiam, diam karena kau ingin berhenti sejenak, menghirup udara segar agar akal menjadi lebih tenang dalam berfikir dan hati menjadi lebih damai menghadapi segala onak dijalan kehidupan yang tidak pernah berhenti menantimu dan menusukmu.

Diam dalam ketenangan lebih baik, agar kau mampu berfikir sebelum bertindak, berfikir sebelum berucap, semua akan terjadi setelah diammu.

Mampukan diri untuk berdiam dalam riak emosi yang menggulung-gulung, diamkan sejenak, sejenak saja.

 

 

 

Karya : 31