Madrasah Sebagai Lembaga Pendidian Islam dan Dakwah Islamiyah

Ukhti Azzukhruf
Karya Ukhti Azzukhruf Kategori Agama
dipublikasikan 22 Februari 2016
Madrasah Sebagai Lembaga Pendidian Islam dan Dakwah Islamiyah

Membicarakan madrasah sebagai lembaga pendidikan islam sangat penting dan menarik, khususnya bagi praktisi pendidikan atau pemimpin umat. Dengan membicarakan pendidikan Madrasah, dapat diketahui fungsi, peranan dan kontribusi madrasah sebagai lembaga pendidian islam dan dakwah isamiyah dalam mewujudkan masyarakat madani di Indonesia. Madrasah, sebagai salah satu pusat pendidikan islam, tetap istiqamat dan konsisten melakukan peranan sebagai pusat pendalaman ilmu-ilmu agama (tafaqquh fi al-din) dan lembaga dakwah islamiyah serta ikut mencerdaskan bangsa. Namun, apa jadinya jika pusat pendidikan islam ini tidak tertata dengan baik. Yang jelas, karena para konsumen (orang tua siswa) merasa tidak puas, menyebabkan mereka enggan untuk menyekolahkan anak-anak mereka ke Madrasah. Kalau sudah begini, maka tidak hanya para pengelola madrasah yang rugi, tetapi pemerintah selaku pemegang kebijakan juga ikut merugi dengan tidak bisanya menghasilkan produk pendidikan yang optimal. Kondisi seperti ini pada akhhirnya menyebabkan kemunduran bagi lembaga pendidikan islam.

Selama ini Madrasah dikenal sebagai lembaga pendidikan tradisional islam, baik yang berada di dalam maupun di luar kelembagaan pesantren. Madrasah, terlepas dari berbagai keterbaasan yang dihadapinya, harus diakui telah turut membina dan mengembangkan sumber daya manusia kaum muslimin baik dalam bidang pengetahuan agama, maupun pengetahuan umum. Sebagai lembaga pendidikan islam yang sebagian besarnya didirikan, diasuh, dibina dan dikembangkan oleh kaum muslimin sendiri yang lebih dikenal dengan istilah Madrasah swasta, madrasah dalam berbagai jenjang telah berperan besar dalam upaya-upaya meningkatkan kecerdasan dan, bahkan, martabat kaum muslimin.

  • view 332