Rihlah Tazkiyah

mulya Idaman Surga
Karya mulya Idaman Surga Kategori Lainnya
dipublikasikan 25 Februari 2016
Rihlah Tazkiyah

KATA PENGANTAR

Tiada untaian? yang indah, selain ungkapan rasa syukur? kehadirat Allah yang maha pengasih dan tak pernah pilih kasih. Yakni Allah ?lah Tuhan semesta alam yang telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sempurna. Allah yang maha bijaksana. karena, ternyata tak satupun kewajiban yang dibebankan kepada hamba-Nya suatu amal yang sia-sia dan tak ada kewajiban yang diberikan diluar batas kemampuan sang hamba.

Sebaik? arti shalat dan seindah arti salam dan semoga tetap tercurahkan kepada pelopor kita Nabi Besar Muhammda Saw, keluarga dan para sahabatnya yang menjadi teladan semua makhluk.

Dalam rangka pelaksanaan salah satu program Niha?ie yaitu Rihlah Tazkiyah panitia telah berhasil menyelesaikan program tersebut. Adapun yang menjadi objek Rihlah Tazkiyah adalah daerah Surabaya, Malang, Sunan Drajat, ketiganya termasuk daerah Jawa Timur. Sebagai bukti dari pelaksanaan program tersebut maka diadakan evaluasi secara tulisan yaitu penulisan Jurnal Rihlah Tazkiyah oleh setiap peserta.

Dari program tersebut, semoga seluruh pihak yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dapat mengambil hikmah, baik panitia, peserta maupun pihak atau tokoh yang dikunjungi. Selain itu juga dapat menambah wawasan para peserta serta motivasi untuk menjadi lebih baik. Dan semoga kegiatan tersebut dapat bermanfaat bagi semua pihak dan diridlai Allah serta bernilai ibadah. Amien ya Robbal ?Alamien.

?

Prenduan, 18 Mei 2015 M


?

BAB I

PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang Rihlah Tazkiyah

Manusia merupakan makhluk sosial, ia tidak bisa hidup tanpa adanya interaksi atau bantuan dari selain dirinya. Bantuan orang lain bisa berupa materi dan non materi. Bantuan materi seperti uang, harta benda dan sebagainya, sedangkan bantuan non materi bisa berupa jasa, pendidikan, nasehat, motivasi dan sebagainya. Saling membantu dalam kebaikan sangat dianjurkan dalam agama Islam termasuk saling menasehati, membimbing dan mengajarkan kebaikan. Hal ini merupakan bagian dari ciri-ciri orang yang beriman (mukmin). Semua itu termasuk dalam proses pendidikan, dan dengan pendidikan seseorang akan memiliki ilmu pengetahuan.

Biasanya, pendidikan tidak cukup hanya diperoleh di dapat di rumah melainkan harus dicari ke sekolah, pondok pesantren, dan alam sekitar. Artinya ilmu itu juga harus didapat dari guru, cendekiawan atau tokoh-tokoh ternama. Dalam rangka menambah wawasan dan ilmu pengetahuan panitia Niha?ie 2015 mengadakan Rihlah Tazkiyah ke Surabaya, Malang, Sunan Drajat (lamongan), dengan mengunjungi para tokoh atau pemimpin lembaga. Selain itu Rihlah Tazkiyah juga bertujuan untuk menyambung silaturrahim dengan para tokoh yang dikunjungi. Setelah pelaksanaan Rihlah Tazkiyah para peserta diharapkan supaya memiliki semangat baru untuk menjadi lebih baik dalam menata masa depan kehidupan atau disebut juga sebagai kaca perbandingan. Karena dengan adanya Rihlah Tazkiyah peserta dapat mengetahui biografi tokoh sukses atau perjuangan para tokoh menuju kesuksesan baik di bidang manajemen, kepemimpinan maupun bidang lainnya.??????

  1. Dasar dan Falsafah Rihlah Tazkiyah

Peserta Rihlah Tazkiyah adalah seluruh mahasantri semester akhir atau disebut juga dengan mahasiswi IDIA Program Intensif. Kegiatan Rihlah Tazkiyah biasanya diadakan setiap tahun setelah pelaksanaan Munaqosyah Skripsi. Pelaksanaan Rihlah Tazkiyah bukan sekedar perjalanan biasa melainkan kunjungan kepada para tokoh atau pimpinan lembaga khususnya lembaga pendidikan yang telah berhasil mengelola lembaga dengan baik sehingga dapat menarik perhatian masyarakat umum dan jumlah santri atau siswanya telah mencapai jumlah ribuan santri atau siswa.

?

  1. Tujuan Rihlah Tazkiyah

Adapun tujuan dari Rihlah Tazkiyah ialah

  1. Mengetahui biografi tokoh sekaligus
  2. Menjadikan teladan dari segala tindakan positif para tokoh. Misalnya manajemen atau kepemimpinan tokoh terhadap lembaga yang dikelola atau perjuangan tokoh dalam mengembangkan lembaga.
  3. Memotivasi para peserta Rihlah Tazkiyah untuk menjadi lebih baik dalam menata masa depan.

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

?

BAB II

DESKRIPSI PERJALANAN RIHLAH TAZKIYAH

  1. Persiapan

?Rencanakan Kerjamu dan Kerjakan Rencanamu? adalah salah satu pernyataan sederhana namun mempunyai makna yang sangat besar. Rencana merupakan salah satu persiapan awal yang harus dilakukan dalam setiap tindakan. Dengan adanya rencana berarti seseorang sudah memiliki persiapan untuk melakukan tindakan. Suatu tindakan tidak akan berjalan dengan baik jika tidak direncanakan terlebih dahulu.

Sebelum pelaksanaan Rihlah Tazkiyah panitia Niha?ie telah melakukan beberapa persiapan, di antaranya adalah pencarian objek Rihlah Tazkiyah, pengajuan proposal kepada pimpinan, pemberian motivasi kepada mahasiswi untuk segera mengikuti Munaqosyah Skripsi, dan pembekalan mahasiswi sebelum berangkat Rihlah Tazkiyah yang diberikan oleh Hj. Nur Jalilah Dimyati, Lc dan Ny. Hj. Zahrotul Wardah, KH. Moh. Fikri Husain, Lc. KH. Mujammi?, Lc. KH. fauzi Rasul, Lc. Nyai dan para kiai tersebut memperingatkan kami untuk tetap menjaga sikap dan memperbanyak dzikir dan doa dalam perjalanan serta mengambil hikmah atau sisi positif dari tokoh yang dikunjungi atau alam yang menjadi objek wisata dalam perjalanan tersebut.?

Adapun persiapan yang diakukan penulis adalah persiapan bekal lahir dan batin. Bekal lahir berupa makanan ringan dan air mineral, sedangkan bekal batin ialah berupa fatwa dan nasehat dari kiai dan nyai yang telah disebutkan di atas dan orang tua di rumah. Selain itu juga menjaga kesehatan supaya dapat mengkuti Rihlah Tazkiyah dengan baik.

?

  1. Objek Rihlah Tazkiyah
  2. Yayasan Yatim Piatu At-Tanwir

Yayasan Yatim Piatu At-Tanwir adalah yayasan yang cukup luar biasa dan cukup terkenal baik dari luar maupun dari dalam yaitu internasional dan nasional. yayasan? tersebut mempunyai membidangi pendidikan yang terdiri dari (TK, SD, SMP & SMK), panti asuhan, dan masjid At-Tanwir. pendiri pertama Panti asuhan ini ialah Moh. Agus dari makasar pada tahun 1968 kemudia di teruskan oleh penerus lainnya salah satunya ialah KH. Babur Rahman & Moh Ansor dari flores. Subhanalllah anak asuh yatim piatu tersebut meski hanya 40 orang tapi sebagia darinya ada yang berasal dari flores & banyak yang sudah keluar negeri bahkan bahkan kuliah di mesir, Hadraumout dsb.

  1. Sunan Drajat

Pondok Pesantren Sunan Drajat ini ialah pesantren peninggalan wali, pendirinya ialah Qosim anak dari sunan Ampel. Ia berdiri di daerah yang penuh dengan keramaian di daerah lamongan udaranya lumayan sejuk. Gedung-gedungnya mewah, menjulang tinggi dan ditambah dengan dekorasi yang indah terutama bangunan masjid. Di lingkungan tersebut tidak tampak sampah berserakan artinya seluruh tempat tampak bersih.

Jumlah santrinya sangat banyak. Di lembaga tersebut antara santri putra dan santri putri tidak di pisah secara intensif. Artinya antara mereka bisa bertemu di tempat-tempat umum. Sedangkan asrama dan tempat salat mereka tentu terpisah. Sekalipun demikian, berdasarkan penuturan tangan kanan pengasuh mereka tidak melakukan hubungan antar lawan jenis. Sebab mereka selalu disibukkan dengan kegiatan pondok selama sehari semalam. Berbagai motivasi yang di paparkan oleh pengasuh pondok yang membangunkan jiwa-jiwa peserta rihlah salah satunya ialah: beliau mengatakan bahwa manusia sempurna itu bukan ia yang lulus mengharap ijasah akan tetapi manusia sempurna ialah ia yang memiliki iman, akhlak yang baik, dan agama yang kuat yang berada dalam lindungan Allah SWT.

Keunggulan dari lembaga tersebut adalah sistem kepemimpinan atau manajemen dan guru. pendidikan lengkap dati TK ?Perguruan Tinggi, memiliki 9 restoran di malaysia, memiliki pabrik pentol, pabrik air, TV persada, 10 cabang salah satunya timur leste.

?

  1. MAN 3 Malang

MAN 3 Malang ialah salah satu sekolahan yang sangat terkenal di Indonesia. Penyambutan pihak MAN 3 terhadap para peserta Rihlah Tazkiyah sangat hangat. Di sana peserta mengadakan pertemuan dengan dengan salah sati pengurus di MAN 3 malang yang asli berasal dari Madura dan alumni Al-Amien yang dulunya di tunjuk untuk mengabdi di sana dan akhirnya menjadi bagian dari MAN 3 Malang. Beliau sangat membanggakan dan menjunjung nama Al-Amien. Beliau ia

lah ustad sukardi. subhanallah bermacam- macam gedung tingkat, semuanya lengkap, dari murid-murid yang berhasil mengharumkan nama MAN 3 Malang dengan prestasinya yang cukup lumayan membanggakan.

Di sana kami mendapatkan banyak pelajaran dan motivasi dari Beliau. Beliau memaparkan bahwa dalam menjalani hidup tidak boleh malu, bahkan jangan malu menjunjung nama Al-amien meski dimanapun kita berada karena hal itulah yang akan melindungi kita dimanapun.

Adapun siswa/i di sana datang dari berbagai negara. Disana terdapat dua program ada regular dan ada Intensif dimana untuk siswa/I baru? intensif diwajibkan tinggal di asrama MAN 3 Malang. Sedangkan untuk regular itu sendiri dari luar tidak mondok. Hal ini bertujuan supaya seluruh siswa/i yang masuk di SMA 3 Malang mempunyai pengalaman tinggal di pondok. Beliau juga mengatakan bahwa beliau ingin menjadikan MAN 3 Malang sebagai sekolahan yang bertaraf internasional dan dilengkapi dengan ilmu-ilmu agama yang kental dengan keagamaannya. Hal ini didukung dengan adanya siswa/i yang datang dari berbagai negara.

  1. WBL Lamongan

WBL ialah salah satu wisata yang cukup terkenal yang berada di daerah lamongan, pemandangan yang cukup indah itu mengundang para peserta rihlah untuk memasuki tempat itu, subhanallah Allah sungguhlah maha besar, sungguh indah dan sangat menyenagkan setelah setengah hari kami keliling berbagai pondok, akhirnya sampailah kami ketempat untuk sedikit refres agar otak tidak terlalu kaku. WBL tempat yang sangat indah dan memang tidaklah disia-siakan, banyak pengalaman yang indah yang kami dapatkan, dari yang tidak pernah kami lakukan, kami lakukan disana, dari yang tidak tahu menjadi tahu. subhanallah deh menyenangkan meski kami hanya di berikan waktu yang cukup singkat yakni dari jam 13.30 ? 16.00 tapi hal itu tidak menjadikan kami terjatuh akan tetapi membuat kami cukup berpengalan sampai kami telat setengah jam ke mobil.

  1. Coban Rondo

???????? Ialah salah satu wisata air terjun yang cukup dingin dan sangat menyenangkan karena memang sebelumnya kami tidak pernah mengunjungi wisata tersebut. Subhanallah berbagai macan orang mengunjungi wisata tersebut ada juga yang dari luar nengri.? Untuk sejarah coban rondo kami kurang mengetahui karena memang tidak menanyakan kepara petugas yang ada di tempat tersebut.???

  1. Masjid Sunan Ampel

?????????? Ialah salah satu tempat yang biasa digunakan oleh masyarakat untuk shalat dan ziarah, hal ini cukup dikenal di seluruh Indonesia, tempat ini sangatlah keremat sekali dimana setiap malam banyak sekali pengunjung bergantian bahkan antri untuk berzikir dan membacakan surat yasin dengan tujuan Bertqurrub Ilallah, konon katanya jika berdoa disana di Istijabah (cepat terkabul) disana juga di penuhi dengan pernak-pernah tasbih, jubah hitam, dan beraneka ragam lainnya untuk oleh-oleh buat keluarga, kerabat dekat dan lain sebagainya.

  1. Perjalanan

Rabu bertepatan dengan tanggal 14 Mei 2015 pukul 01.00 peserta Rihlah Tazkiyah meninggalkan kampus IDIA Prenduan dengan mengendarai 1 buah minibus & 1 mobil Evalia milik pondok. Selama perjalanan Rihlah Tazkiyah diberi kemudahan oleh Allah sekalipun terdapat beberapa kendala kecil yang mudah teratasi.

Pertama kali kami berhenti di masjid Ampel sekaligus menunaikan salat Subuh di sana sambil istirahat dan menunggu jam menunjukkan pukul 07.00 kami melanjutkan perjalanan menuju Masjid At-Tanwir & yayasan yatim piatu At-Tanwir Surabaya. Sekitar pukul 10.00 kami melanjutkan perjalanan menuju PP. Sunan Drajat Dan setelah itu pada pukul 13.30-16.00 sebelum adzan Ashar kami langsung menuju ke WBL, setelah itu langsung menuju kemasjid Baiturrahman Lamongan untuk menunaikan shalat jamaah. Kemudian langsung menuju ke Malang ke tempat penginapan.

Hari kedua kami kembali melanjutkan perjalanan ke MAN 3 Malang. Kami tiba di MAN 3 Malang pukul 08.45. di sana kami mendapat sambutan hangat dari salah satu pimpinan MAN 3 Malang dan para stafnya. Lalu sekitar pukul 10.30 kami melanjutkan perjalanan menuju Coban Rondo. Pukul 14.45 kami meninggalkan wisata Coban Rondo sebelum meninggalkan tempat tersebut kami masih menyisakan waktu di tempat itu untuk berbelanja di sana dan sebagian lainnya hanya duduk santai menikmati keramaian dan suasana dinginnya wisata coban rondo. Kemudian setelah adzan asar kurang lebih pukul 17.00 kami menunaikan shalat qosar di masjid jami? Ismail badali lawang, sekitar pukul 18.00 kami meninggalkan kota Malang dan melanjutkan perjalanan menuju Sunan Ampel tepat pada jam 18.30 kami sampai dilokasi untuk isoma kemudian menyisakan waktu untuk berbelanja, setelah jam menunjukkan jam 20.30. Kami persiapan untuk menuju ke kampus tercinta yakni? IDIA Prenduan. Kemudian kami tiba di kampus 16 Mei 2015 sekitar pukul 00.20.

?

?

?

?

?

?


?

BAB III

PENUTUP

  1. Kesan

Setelah melakukan Rihlah Tazkiyah terdapat kesan-kesan positif yang dapat dijadikan pelajaran bagi setiap peserta Rihlah Tazkiyah. Di antaranya adalah kehebatan para tokoh dalam mengelola lembaga sampai mengalami perkembangan yang pesat beserta perjuangan hidupnya menuju kehidupan yang lebih baik. Salah satu bukti perkembangan tersebut adalah banyaknya jumlah siswa atau santri yang ada di objek Rihlah Tazkiyah bahkan sebagian siswa/i MAN 3 Malang & Ponpes Suna Drajat ada yang berasal dari negara asing dan mencetak generasi yang berjiwa Iptek, & Iptak.

  1. Pesan

Hendaknya kegiatan Rihlah Tazkiyah tetap diadakan setiap tahun bagi mahasantri niha?ie. Sebab kegiatan tersebut dapat menambah wawasan sekaligus memotivasi mereka untuk menjadi lebih baik serta melakukan perencanaan yang matang dalam menatap masa depan. ?

  1. Usulan

Sebagai usulan hendaklah kami di beri time table agar kemanapun dan dimanapun kami berada kami tidak tergesa-gesa /terburu ?buru, dan untuk menambah kenyamanan penumpang hendaklah bisnya lebih besar lagi karena perjalanan kami cukup lumayan jauh.

?

?

  • view 274